Makna ucapan Minal Aidin wal Faizin

assalamu’alaykum elektro lovers

sebelum nya beberapa minggu ini admin lagi berlibur dengan keluarga jadi lupa sama ini web…
admin kali ini akan membahasa soal makna kata yang sering keluar dari umat muslim diindonesia khususnya saat lebaran, yah walaupun telat tapi masih ada momen bulan syawalnya..

Makna ucapan Minal Aidin wal Faizin

Setelah sebulan penuh umat muslim menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, tibalah hari kemenangan dimana semua umat muslim kembali fitri. Moment yang hanya dirayakan setahun sekali ini kemudian menjadi momen besar yang selalu ditunggu-tunggu setiap umat muslim. Karena pada hari idul fitri, semua orang saling bermaaf-maafman atas dosa dan kesalahan yang selama setahun dilakukan kepada saudara dan orang terdekatnya. Momen idul fitri ini kemudian identik dengan kata maaf dan kalimat yang paling sering diucapkan pada hari raya idul fitri adalah “Minal aidin wal faizin” sebagaimana umumnya dapat dilihat pada spanduk-spanduk di pinggir jalan, iklan-iklan di layar kaca, bahkan pesan-pesan singkat yang biasanya dikirimkan oleh sahabat atau sanak saudara kita yang tidak bisa bermaafan secara langsung. Sebenarnya, sudahkan anda mengenal arti minal aidin wal faizin secara benar? Atau anda hanya mengikuti kerabat-kerabat  anda saja? Nah dalam artikel kali ini, makna kalimat familiar hari raya tersebut akan dibahas lebih lanjut, simak yuk !

Kalimat minal aidin wal faizin sering diucapkan ketika salah seorang bersalaman menjabat tangan saudaranya dan seolah kaimat ini mengandung arti meminta maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan. Namun sebenarnya, kalimat ini mengandung arti do’a yang lain. Sedangkan untuk meminta maaf, biasanya sahabat-sahabat Nabi dan Rasulullah sendiri mengungkapkan kalimat yang berbeda.

Tentu saja, kalimat tersebut berasal dari bahasa arab. Namun anehnya, frasa ini sama sekali tidak dikenali oleh orang arab dan tidak biasa diucapkan di arab sana. Kalimat ini berbahasa arab namun yang memahami artinya mungkin hanya orang indonesia. Kalimat minal aidin wal faizin memiliki arti dalam bahasa Indonesia secara harfiah yaitu “Dari (yang) kembali dan berhasil” , kalimat ini terdengar agak aneh karena tidak ada kejelasan apa atau siapa yang kembali dan berhasil tersebut. Menurut beberapa sumber, kalimat ini jika ditelisik lebih lanjut memiliki tambahan diawalnya sehingga akan tercipta makna utuh arti kalimat tersebut. “Ja’alanallahu minal ‘aidin wal faizin” lalu kalimat ini dipahami secara maknanya menjadi “Semoga kita semua tergolong orang yang kembali (fitrah) dan yang berhasil (dalam menahan diri)”. Nah sekarang jelaslah arti dan kalimat utuh yang selama ini hanya diucapkan setengahnya saja. Lalu, apa kalimat ini adalah kalimat yang diucapkan sahabat Rasul ketika datang hari raya? Jawabannya adalah bukan. Ibnu Hajar Rahimahullah mengatakan : “Telah sampai kepada kami riwayat dengan sanad yang hasan dari Jubai bin Nufair, ia berkata : Jika para sahabat Rasulullah saling bertemu di hari raya, sebagiannya mengucap kepada sebagian yang lain : Taqabbalallahu minna wa minkum (Semoga Allah menerima dari kami dan dari kamu)”. (Fathul Bari II 446)

Kesimpulan yang bisa diambil adalah, jika memang ingin meminta maaf kepada saudara-saudara kita di hari raya, ucapkan saja sesuai dengan bahasa yang anda pahami seperti “Mohon maaf lahir dan batin”. Namun tetap sah-sah saja jika anda tetap mendoakan dengan ucapan minal aidin wal faizin kepada saudara-saudara anda, tidak ada salahnya. Dan jika anda ingin mengikuti sunnah Nabi ucapkanlah “Taqabbalallahu minna wa minkum” lalu diikuti oleh ucapan meminta maaf.

Wallahu a’lam.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 8 =


1 + 9 =