Tentang FKHMEI

FKHMEI

Saat pertama kali mendengar FKHMEI, kebanyakan mahasiswa mungkin tidak pernah mendengar istilah tersebut sebelumnya, atau ada juga yang sering mendengar namun tidak tahu kepanjangan dan fungsi FKHMEI tersebut. Sebagai mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, saya rasa kita harus mengenal apa itu FKHMEI secara lebih mendalam, untuk itulah penjelasan tentang FKHMEI akan dibahas berikut ini

Sebelum memulai tentang penjelasan FKHMEI lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui kepanjangan dari istilah berisi enam huruf tersebut. FKHMEI adalah singkatan dari Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia. Dari kepanjangannya saja sudah jelas bahwa anggota dari organisasi ini semuanya adalah mahasiswa yang ada dalam jurusan teknik elektro di berbagai Perguruan tinggi yang ada di berbagai wilayah di Indonesia. Organisasi berbasis profesi ini disahkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) dengan surat keputusan SK : DIRJEN DIKTI NO.04/DIKTI/KEP/1991. Dibentuknya organisasi ini bertujuan sebagai wadah bagi para mahasiswa Teknik Elektro untuk menampung aspirasi mahasiswa dalam rangka meningkatkan sumber daya mahasiswa teknik elektro diseluruh Indonesia.

Terbentuknya FKHMEI berawal dari pertemuan di Universitas Indonesia pada tahun 1987. Kemudian pada tanggal 5 November 1998 bertempat di Institut Teknologi 10 November Surabaya, ditandailah persetujuan pembentukan organisasi FKHMEI. Setelah itu, FKHMEI kemudian menjalankan pertemuan-pertemuan diantaranya pertemuan  di Balai Sidang Senayan Jakarta pada Maret 1988, di Universitas Brawijaya Malang pada Maret 1989 dan diteruskan di Sekolah Tinggi Teknologi A.Yani Cimahi pada september 1989. Sebagai hasil dari pertemuan-pertemuan yang dilaksanakan, maka resmi terbentuklah kepengurusan FKHMEI yang pertama di Universitas Udayana Bali pada tahun 1990. Hingga saat ini, FKHMEI terus melakukan akselarasi dan pengoptimalan terlaksananya aktivitas-aktivitas profesi berupa diskusi, seminar, workshop, aksi sosial dan lain lain.

FKHMEI saat ini telah terbagi dalam 15 wilayah yang beranggoatakn 375 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia. Pembagian wilayah dibuat untuk meningkatkan efisiensi dalam melakukan koordinasi, pembagian wilayah anggota FKHMEI tersebut adalah :

Wilayah I : Propinsi Nangroe Aceh Darussalam

Wilayah II : Propinsi Sumatera Utara

Wilayah III : Propinsi Riau dan Kepulauan Riau

Wilayah IV : Propinsi Sumatera Barat dan Propinsi Jambi

Wilayah V : Propinsi Lampung, Propinsi Bangka & Belitung, Propinsi Sumatera Selatan dan Propinsi Bengkulu

Wilayah VI : DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Banten

Wilayah VII : Propinsi Jawa Barat (kecuali Depok, Bekasi, Bogor)

Wilayah VIII : Propinsi Jawa Tengah (kecuali Magelang)

Wilayah XI : DI Yogyakarta dan Magelang

Wilayah X : Surabaya

Wilayah XI : Malang, Jombang dan Jember

Wilayah XII : Propinsi Bali, Propinsi Nusa Tenggara Barat dan Propinsi Nusa Tenggara Timur

Wilayah XIV : Propinsi Sulawesi Utara, Propinsi Sulawesi Selatan, Propinsi Sulawesi Tenggara, Propinsi Sulawesi Tengah, dan Propinsi Gorontalo

Wilayah XV : Propinsi Maluku, Propinsi Maluku Utara, Propinsi Irian Jaya dan Propinsi Papua

Informasi tentang FKHMEI ini dibuat agar mahasiswa JPTE UNY mengetahui apa itu FKHMEI beserta sejarah dan fungsinya. Semoga bermanfaat.

 

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 5 =


+ 25 = 34